Elon Musk Peringatkan Bahaya AI



Kecerdasan buatan, atau yang lebih dikenal dengan Artificial Intelligence (AI), merupakan teknologi yang diharapkan dapat menggantikan manusia dalam melakukan beberapa pekerjaan yang membutuhkan analisa, strategi dan pengambilan kesimpulan.

Fenomena AI semakin banyak diperbincangkan, terutama terkait pertanyaan “apa yang akan terjadi jika AI semakin lama semakin pintar?”.  Banyak orang yang mengkhawatirkan akan potensi ancaman tersebut, salah satunya Elon Musk.

Musk adalah pengusaha yang sukses dengan perusahaan-perusahaan teknologinya seperti PayPal, Tesla, Space X, Solar City, Boring Company dan sebagainya. Hal lain yang membuat dirinya terkenal adalah hobinya dalam membuat prediksi-prediksi menarik tentang masa depan, seperti;
  • ·         Kita sedang hidup dalam simulasi computer
  • ·         Tesla akan lebih besar dari Apple pada 2025
  • ·         Manusia dapat pergi ke Mars dengan memanfaatkan nuklir


Terkait fenomena AI, Musk juga punya prediksi sendiri dan prediksinya cenderung menyeramkan. Dalam sebuah talk show yang diadakan startup Neuralink, peramal masa depan itu memperingatkan tentang bahaya AI.

Menurut Musk, tingkat keberhasilan dari segala upaya kita dalam memastikan AI tetap aman bagi manusia hanya 10%. Menurutnya, pada akhirnya kecerdasan AI dapat melampaui kecerdasan manusia.

“Dari berbagai sisi dalam kemajuan perkembangan AI, kita akan tertinggal. Syukur-syukur nanti kita Cuma jadi hewan peliharaan seperti kucing rumahan karena kecerdasan kita jauh di bawah AI super pintar,” jelasnya.



Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Musk mendukung pengembangan penanaman perangkat ke dalam tubuh manusia yang dapat memantau fungsi otak dan menghubungkan otak kita ke computer untuk melakukan transfer data dua arah.

Teknologi itulah yang sedang dikembangkan oleh Neuralink, startup yang juga didirikan oleh Musk. Peringatan tersebut memang agak menarik bila disampaikan oleh seorang Elon Musk, yang hampir selalu memanfaatkan AI dalam berbagai teknologi yang dibuatnya.


Selain Neuralink, Musk juga bahkan mendirikan OpenAI yang menyediakan teknologi AI yang dapat mempelajari hal-hal baru dengan sendirinya. Penerapan AI lainnya ada pada teknologi mobil pintar keluaran Tesla. Tesla merupakan perusahaan otomotif milik Musk yang saat ini menjadi yang terdepan dalam memproduksi mobil listrik swakemudi.

Diterjemahkan dan disesuaikan dari: the Next Web

Comments