Masih banyak misteri yang tersimpan di Piramida Besar Giza di Mesir. Baru-baru ini, arkeolog kembali menemukan ruangan rahasia yang tersembunyi di dalam Keajaiban Dunia Kuno tertua itu.
Mehdi Tayoubi bersama rekan-rekannya dari Institut HIP di Paris menemukan ruangan tersebut pada Maret 2016. Intitut HIP adalah organisasi nirlaba yang bergerak dalam preservasi warisan peradaban manusia dengan penggunaan teknologi terbaru.
“Kita sangat senang karena kita tahu kita baru saja menemukan sesuatu yang besar,” kata Tayoubi kepada Seekr.com.
Struktur Piramida. Sumber: Guardian
Metode yang digunakan Tayoubi adalah dengan mendeteksi keberadaan muon pada bebetauan yang menjadi bahan bangunan dari piramida. Muon adalah partikel yang muncul dari reaksi antara sinar kosmik yang menghujani bumi dengan atom-atom di atmosfer.
Dengan mendeteksi muon, para peneliti dapat menghasilkan gambar bagian dalam bangunan-bangunan tua yang sulit dijangkau. Cara kerjanya mirip seperti foto rontgen pada tubuh manusia.
Ruangan yang baru ditemukan tersebut sangat besar, hampir sebesar Grand Gallery yang telah ditemukan sebelumnya pada abad ke-19. Grand Gallery sendiri adalah sebuah lorong yang menghubungkan antara kamar raja dengan kamar ratu.
“Grand Gallery merupakan struktur yang spektakuler, mirip dengan ruangan cathedral yang terletak di perut piramida,” kata Tayoubi.
Namun demikian, masih belum jelas apa fungsi dari ruangan yang baru ditemukan tersebut dan apakah ruangan itu berupa kamar atau lorong seperti Grand Gallery. “Yang kita tahu adalah ruangan besar ini mirip dengan Grand Gallery,” jelas Tayoubi, seperti dikutip Guardian.
Piramida Giza Masih Penuh Misteri
Piramida Giza sempat menjadi bangunan tertinggi selama 3800 tahun sejak pembangunannya pada sekitar tahun 2560 sebelum masehi. Bangunan setinggi 139 meter ini didirikan sebagai makam Firaun Khufu (2589 – 2566 sebelum masehi).
Penemuan ruangan baru tersebut menunjukkan bahwa hingga saat ini kita masih belum betul-betul memetakan keseluruhan struktur piramida tersebut dan masih banyak misteri yang belum terungkap.
Salah satu misteri terbesarnya adalah bagaimana cara membangun piramida tersebut dengan keterbatasan teknologi yang dimiliki bangsa Mesir kuno saat itu. Sebagian ilmuwan yang lain bahkan mengajukan teori keterlibatan alien dalam pembangunan piramida Mesir.
Menurut Tayoubi, teori yang mengatakan alien turun ke bumi untuk membantu atau mengajarkan bangsa Mesir cara mendirikan piramida adalah berlebihan. Dia bahkan menganggap teori itu meremehkan kemampuan yang dimiliki manusia.
“Kita semakin kehilangan kepercayaan diri akan apa yang manusia bisa lakukan. Hal ini membuat kita lebih memilih mempercayai kekuatan gaib, seperti karakter pahlawan super, untuk menenangkan kebingungan kita,” jelas Tayoubi.
Menurutnya, monument sebesar Piramida Giza sangat mungkin didirikan oleh bangsa Mesir meskipun saat itu mereka belum mengenal teknologi roda dan belum memanfaatkan besi dalam konstruksi.
Menurutnya, persatuan dan kekompakan adalah alasan bangsa Mesir bisa melakukan hal-hal besar pada zamannya. “Bangsa Mesir adalah masyarakat yang bersatu secara politik dan agama sehingga mereka bisa digerakkan oleh semangat dan kepercayaan bersama tersebut,” kata Tayoubi.
Namun, Tayoubi menyadari belum cukup bukti-bukti yang ditemukan untuk menyimpulkan metode konstruksi piramida. Dia berharap penemuan ruangan baru ini dapat membantu mengungkap misteri besar tersebut.
Sumber: Seekr.com & Guardian Science. Sumber Gambar Sampul: Seekr.com

Comments
Post a Comment