Lobster ini punya tato logo Pepsi. Kok bisa?

Sumber: Metro.co.uk dari koleksi pribadi Karissa Lindstrand
Logo minuman ringan Pepsi terlihat tercetak di capit seekor lobster. Kejadian ini mengagetkan banyak pihak yang bingung bagaimana hal tersebut bisa sampai terjadi. Polusi sampah di laut disebut-sebut jadi biang keladi.
Hewan tersebut ditemukan oleh seorang nelayan bernama Karissa Lindstrand di Kanada saat sedang mengikat capit lobster tangkapannya pekan lalu. Karissa yang mengaku mengonsumsi Pepsi hingga 12 kaleng per hari itu, langsung engeh waktu melihat ada logo minuman favoritnya di salah satu capit lobster.
“Saya langsung kayak bilang “Oh, itu kan Pepsi!”. Logo itu seperti langsung diprint di capit lobster itu,” katanya kepada Guardian, seperti dikutip Metro.co.uk.
Karissa Lindstrand. Sumber: Metro.co.uk
Sejak penemuan itu, orang-orang berdebat terkait penyebab kejadian tersebut. Sejumlah pihak berpendapat si lobster pasti tumbuh besar dalam kaleng Pepsi yang dibuang ke laut. Karissa sendiri bingung karena gambar logo di capit itu sangat jelas seakan-akan betul-betul diprint disana.
Apapun alasannya, banyak yang setuju bahwa polusi sampah di laut memang sudah parah dan kemungkinan besar sudah mencemari tubuh biota laut, seperti yang terjadi terhadap si lobster. Asumsi tersebut bisa jadi benar mengingat sekitar 5 juta hingga 23 juta ton sampah plastik mencemari lautan di seluruh dunia setiap tahun.
Sumber: Metro.co.uk

Comments